Skip links
Identitas Digital Profesional

Identitas Digital Profesional Untuk Aspek Karir dan Bisnis

Share

Kalau Anda bingung dengan apa itu identitas digital, maka itu adalah hal yang cukup wajar. Pasalnya, memang belum semua orang memikirkan hal tersebut, terlepas dari bidang profesional atau karir yang sedang dijalaninya.

Pada dasarnya, identitas digital profesional adalah sebuah identitas yang mencerminkan entitas lain dari diri Anda sebagai individu. Contohnya cukup mudah…

Kalau saat ini Anda bekerja sebagai seorang marketing dalam sebuah perusahaan, maka Anda pasti punya situasi profesional ketika bertemu dengan calon pelanggan. Tentu, situasi ini akan sangat berbeda ketika Anda bertemu dengan teman.

Ketika Anda bertemu dengan calon pelanggan, maka Anda akan merubah berbagai hal, mulai dari cara berpakaian, berjalan, berbicara, hingga gestur tubuh.

Contoh lainnya adalah ketika Anda memiliki sebuah usaha…

Mari kita ambil contoh lain…

Anda memiliki sebuah usaha toko sepatu. Ketika Anda membuka toko sepatu, maka Anda akan memisahkan entitas toko tersebut dengan pribadi Anda. Dan, hal ini tidak mengikat, artinya, walaupun toko sepatu Anda memiliki nama yang persis seperti nama lahir Anda, pasti Anda akan menempatkan toko sepatu tersebut pada entitas yang berbeda dari diri Anda.

Dari contoh di atas Anda sudah menyadari bahwa ada identitas lain selain diri Anda secara individu. Dalam bahasa bisnis, entitas tersebut disebut dengan identitas profesional

Lalu, kapan identitas digital tersebut digunakan???

Jika Anda adalah seorang profesional atau pebisnis, maka identitas profesional tersebut pasti akan Anda gunakan di situasi-situasi yang menciptakan sebuah momentum… baik itu momentum penjualan, perjanjian kerja sama, kemitraan, dan lain sebagainya…

Jika Anda sudah memahami tentang identitas profesional di dunia nyata, lantas bagaimana identitas profesional di dunia digital??? Mari kita bahas sekarang…

Sekilas Tentang Identitas Digital Profesional

Anda pasti memiliki email. Anda juga pasti memiliki profile di sosial media. Apakah Anda hanya memiliki saja? Tentu tidak, Anda pasti menggunakan dan berinteraksi di dalamnya…

Memiliki email atau profile di sosial media merupakan sebuah identitas digital yang mencerminkan diri Anda sebagai individu yang normal…

Lantas, seperti apakah identitas dalam dunia digital yang disebut profesional???

Identitas digital profesional adalah sebuah identitas yang digunakan untuk berkomunikasi dan berinteraksi dalam situasi profesional. Contohnya…

Jika Anda pernah kesal internet Anda di rumah lambat, maka Anda akan melakukan komplain ke penyedia layanan internet tersebut. Ketika Anda hendak melakukan komplain, apakah Anda akan komplain langsung ke pemilik dari perusahaan penyedia internet tersebut?

90% pasti tidak… mengapa begitu?

Karena penyedia internet pasti sudah menyediakan identitas digital profesional ketika ada pelanggan yang mengeluh atau komplain dengan layanan mereka, baik itu yang dipresentasikan dalam sosial media, website, nomor telepon, atau email.

Saat Anda menghubungi penyedia layanan internet untuk melakukan komplain, maka penyedia layanan internet tersebut memiliki sebuah identitas digital profesional yang dijadikan acuan dan referensi utama untuk melakukan komunikasi dan interaksi di setiap situasi profesional.

Contoh identitas profesionalnya…

Jika identitasnya adalah email, maka mereka akan merujuk Anda untuk menghubungi dukungan@penyediainternet.com untuk menghubungi bagian dukungan pelanggan.

Jika identitasnya adalah nomor telepon, maka mereka akan merujuk Anda untuk menghubungi nomor telepon yang dibuat khusus untuk melayani keluhan pelanggan, bukan nomor pribadi.

Jenis Identitas Digital Profesional

Ada banyak jenis identitas yang dalam sudut pandang orang lain disebut profesional, khususnya di dunia digital. Bahkan, profil Anda di Instagram juga bisa disebut sebagai identitas yang profesional jika Anda memang meramu profil tersebut seperti demikian…

Namun, ada beberapa aspek lain yang bisa menunjang identitas digital bisa disebut profesional. Beberapa di antaranya adalah sebagai berikut…

1. Email Profesional

Ini yang jarang sekali menjadi sorotan. Tidak banyak orang paham bahwa email adalah sebuah identitas yang dapat digunakan untuk kebutuhan komunikasi profesional di dunia digital.

Sebagian besar warga di Eropa, Amerika, dan Australia pasti menggunakan alamat email profesional untuk kebutuhan komunikasi bisnis yang formal. Bahkan, cukup banyak dari mereka yang mencantumkan alamat email profesional ketika bertukar kartu nama atau kontak bisnis.

Ini adalah beberapa contoh penggunaan alamat profesional yang dicantumkan pada halaman website:

  1. https://www.romiboutique.com/pages/contact-us
  2. https://www.lpetal.com/
  3. https://driftwoodsalvage.com/contact-us/
  4. https://envirobuiltconstruction.com/contact-us/

Dengan adanya email profesional, mereka tidak hanya mencerminkan profesionalitas. Tetapi juga, secara tidak langsung mereka telah memberikan profil bisnis mereka karena pada email tersebut terdapat juga alamat website yang bisa untuk diakses.

2. Website

Bagi sebuah bisnis, website adalah sebuah hal yang cukup menakutkan. Mengapa begitu?

Tidak sedikit masyarakat di Indonesia yang masih cukup ketakutan bahwa memiliki website akan menghabiskan uang banyak. Selain itu, banyak juga yang berpikiran bahwa memiliki website membutuhkan keterampilan teknis yang baik. Padahal, yang harus kamu punya adalah domain terlebih dahulu, bukan website.

Apa itu domain?

Domain adalah sebuah entitas digital yang memiliki nama dan ekstensi yang unik. Contoh, ini adalah domain:

  1. agusganteng.com (agusganteng adalah nama domain dan .com adalah ekstensi domain)
  2. siskacantik.net
  3. yayasanbijak.org

Jadi, kalau kamu memiliki bisnis dengan nama Service Ketampanan, maka kamu bisa menggunakan nama domain serviceketampanan.com untuk didaftarkan.

Memiliki domain sebenarnya bukan sesuatu yang mahal. Dengan biaya mulai dari 225 ribu per tahun, kamu sudah bisa memiliki nama domain dengan ekstensi .com. Perlu diketahui juga bahwa setiap domain memiliki ekstensi dengan harga yang variatif.

Jika kamu ingin mengetahui lebih lanjut harga dari setiap ekstensi domain, kamu bisa cek di https://beonorbit.com/jual-domain-murah.

3. Microsite

Ini mungkin terdengar asing, tapi ini adalah sesuatu yang sering sekali digunakan oleh berbagai kalangan untuk menampilkan pintasan link ke berbagai sumber.

Mungkin kamu pernah mendengar linktr.ee? Atau, biolinks.com?

Baik linktr.ee atau biolinks.com adalah sebuah platform yang menyediakan layanan untuk pengguna yang membutuhkan Microsite. Namun, perlu dicatat bahwa Microsite bukan website. Microsite hanya sebuah halaman sederhana yang memberikan informasi pintasan link ke berbagai sumber.

Jadi, jika kamu memiliki banyak profile, contoh Facebook, Instagram, WhatsApp, LinkedIn, YouTube, Pinterest, SoundCloud, dll. Maka memiiki Microsite adalah solusi yang tepat untuk menampilkan berbagai tautan tersebut.

Akhir dan Kesimpulan

Jadi, apakah kamu membutuhkan identitas digital yang profesional untuk menunjang karir dan bisnis kamu? Jawabannya… kembali ke kebutuhan…

Jika kamu kamu memang aktif menerbitkan atau mempromosikan aspek-aspek yang menunjang kepentingan kamu di internet, maka memiliki identitas digital yang profesional bukan sebuah hal yang merepotkan.

Terlebih lagi jika kepentingan tersebut mengharuskan kamu berkomunikasi secara formal…

Maka tak ada salahnya memiliki identitas digital untuk mencatat berbagai hal penting yang menjadi fondasi atas kepentingan kamu untuk keperluan di masa mendatang.

Leave a comment